Kembali ke artikel
Mindset · BNI Podcast · Episode 688

Stay Positive When Life Throws a Curve Ball

Suami terbakar dari kepala sampai kaki. Di ICU, jantungnya berhenti. Lalu ia memilih kembali, bukan karena keberuntungan, tapi karena sebuah rencana yang ditulis bertahun lalu.

Penulis
Dr. Ivan Misner & Suzzanne Laidlaw
BNI Founder + BNI Western Edge Perth
Estimasi Baca
~8 menit
6 bab
Gulir untuk mulai membaca
01
Fondasi

Attitude bukan akibat keadaan, ia adalah pilihan.

Kebanyakan orang mengira sikap mereka ditentukan oleh keadaan eksternal: kondisi finansial, keluarga, atau bisnis. Suzzanne Laidlaw membalik logika itu. Bukan keadaan yang menentukan sikapmu, sikapmu yang menentukan bagaimana kamu merespons keadaan.

Inilah inti dari kutipan favorit Ivan Misner, dari Charles Swindoll. Sebuah angka yang sengaja dibuat ekstrem supaya menempel: hidup hanya 10% tentang apa yang terjadi pada kita, dan 90% tentang bagaimana kita bereaksi.

9/10 bagian hidup ada di tangan respons kita, bukan kejadiannya10% kejadian / 90% respons
Hukum Swindoll · Proporsi

Yang menentukan hidup bukan yang menimpamu, tapi caramu menanggapinya.

Kejadian / di luar kendali10%
Respons / dalam kendalimu90%
Life is 10% what happens to me and 90% how I react to it.
Charles Swindoll (favorit Dr. Ivan Misner)
02
Cerita

Di ICU, ia memilih untuk kembali.

Sebuah kaleng bensin meledak di wajah suami Suzzanne, ia terbakar dari kepala sampai kaki, dan rumah mereka ikut terbakar. Yang menyusul adalah lima tahun pemulihan yang mengerikan.

Di ruang ICU, tubuhnya menyerah. Ia berhenti bernapas. Semua mesin berbunyi. Tapi ia memilih untuk kembali. Alasannya bukan keberuntungan medis, melainkan sebuah daftar yang pernah mereka tulis bertahun lalu.

Dia melihat semua mimpi yang sudah kami rencanakan untuk 40 tahun ke depan. Dan dia bilang: I couldn’t let you down. So I decided to fight for my life.
Suami Suzzanne Laidlaw

Bertahun sebelumnya, saat masih bertunangan, Suzzanne dan suaminya mengikuti workshop Zig Ziglar. Mereka menulis daftar dua halaman: perjalanan keliling dunia, bisnis, marathon, dan mimpi-mimpi lain. Daftar itulah yang memberi kekuatan untuk bertahan.Tanpa rencana yang konkret, apakah ia punya cukup alasan untuk melawan? “I don’t know. But it was powerful.”

03
Kendali

Saat dunia berhenti, tanyakan yang BISA, bukan yang tak bisa.

COVID, “The Great Pause”, ada di luar kendali siapa pun. Tapi Suzzanne menolak terjebak di kolom “tak bisa”. Pertanyaan yang ia ajukan justru sederhana dan memberdayakan: What can I do?

  • Memperdalam relasi dengan tim dan partner
  • Meningkatkan kebugaran dan kesehatan
  • Belajar lebih banyak, lebih dalam
  • Membangun model bisnis baru saat model lama rapuh
Stop focusing on what you can’t do. Focus on what you CAN do.
Suzzanne Laidlaw
04
Sistem

Planning mengubah kabut harian menjadi gambaran besar.

Masalahnya klasik: kebanyakan orang terjebak di whirlwind harian, memadamkan api-api kecil, tanpa pernah memikirkan gambaran besarnya. Solusi Suzzanne juga klasik, tapi sering dilewati: menulis rencana, untuk bisnis, kesehatan, hubungan, dan chapter BNI.

Di BNI, planning berarti membayangkan dengan jelas seperti apa chapter yang luar biasa itu: bagaimana anggotanya berperilaku, apa sikap mereka. Semakin jelas gambarannya, semakin mungkin ia terwujud. Inilah jembatan dari mimpi ke kenyataan, sebuah proses bertahap, bukan satu lompatan.

Dari Kabut ke Visi yang Hidup
1
Whirlwind
PLAN
2
Tulis Rencana
PLAN
3
Gambaran Jelas
PLAN
4
Chapter Luar Biasa
Simulasi · 1/5
Tanpa rencana, hari habis di whirlwind, memadamkan api kecil, kehilangan arah besar.
05
Pilihan

Ketakutan membekukan sebagian orang, dan memfokuskan yang lain.

Ivan Misner merangkumnya jadi satu dikotomi yang tajam: saat ketakutan datang, orang terbelah menjadi dua. Sebagian membeku. Sebagian memfokus. Suami Suzzanne, di titik paling gelap sekalipun, memilih fokus.

People either get frozen by fear, or get focused by fear.
Dr. Ivan Misner, BNI Founder
Frozen or Focused
1
Ketakutan Datang
2
Beku, atau, Fokus
3
Tanya: What CAN I do?
4
Langkah Kecil
5
Momentum
Simulasi · 1/5
Tantangan dan ketakutan datang ke semua orang, itu bukan pilihan.
06
Penutup

Divonis lima tahun. Kini misinya menyentuh satu juta hati.

Di usia 33, Suzzanne divonis hanya punya lima tahun untuk hidup karena penyakit. Ia menaklukkannya. Kini, di usia 55, ia masih kuat, seorang coach dan penulis dengan satu misi: menjadi millionaire of hearts, menginspirasi 1.000.000 orang.

Keputusan bisnis terbaiknya, katanya, dibuat di minggu pertama ia memulai usaha: bergabung dengan BNI.

BNI is my family. They’re the only tribe I found with the same Givers Gain philosophy.
Suzzanne Laidlaw
Yang bisa kamu bawa pulang
  • Attitude is a CHOICE — bukan ditentukan oleh keadaan eksternal, tapi cara kamu merespons
  • Life is 10% what happens to me and 90% how I react to it (Charles Swindoll)
  • Kekuatan RENCANA: mimpi yang ditulis konkret bisa jadi alasan untuk bertahan hidup
  • People get frozen or focused by fear — pilih focused
  • Stop asking what you can't do. Ask what you CAN do — fokus pada yang dalam kendali
  • Planning = clarity. BNI chapter butuh visi yang jelas: seperti apa chapter yang luar biasa?
  • BNI is the only tribe with Givers Gain philosophy — join early, stay consistent
Intinya

Keadaan tidak menunggu izinmu. Tapi respons selalu jadi milikmu, dan rencana yang ditulis hari ini bisa menjadi alasan untuk bertahan di hari paling gelap.

Dirangkum sebagai pengalaman baca oleh chapter.